A New Life Begin in Jogja
Tinggalkan semua kenangan buruk, ingatlah kenangan manis.
Lupakan segala comfort zone yang ada, dan berusaha mencari comfort zone yang lebih nyaman di Jogja.
Meninggalkan kota kelahiran tercinta yang penuh dengan kenyamanan dan kenangan adalah suatu hal yang tidak mudah. Banyak yang harus di persiapkan, banyak yang harus dipertanggungjawabkan, dan banyak hal yang harus dilakukan di tanah perantauan ini, Jogjakarta.
Jogjakarta, kota berjuta budaya, berjuta cerita, dan berjuta makna. Di sini aku akan melanjutkan hidupku selama 3-4 tahun ke depan untuk menyelesaikan kuliah S1 ku di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dan mungkin juga aku akan hidup lebih dari 4 tahun untuk melanjutkan karir dan membuka perusahaan disini. Aku masih belum tahu. Aku masih belum bisa menetapkan apa yang akan terjadi ke depannya.
5 September 2011, pesawat mendarat di bandara Adisucipto Jogjakarta, dan menandakan bahwa hidup baru ku telah di mulai. Tak ada kata menyerah dan ingin pulang. Semua harus dikubur dalam-dalam. Sedih memang jika aku memandang ke belakang, meninggalkan nenek dan keluarga tercinta. Tapi apa daya, semua aku lakukan untuk kebaikan aku di masa mendatang. Agar aku lebih mengerti akan arti hidup ini.
Semoga, apa yang aku cita-citakan akan terwujud seiring perjalanan hidupku di tanah perantauan ini. Aku akan memperjuangkan apa yang seharusnya aku perjuangkan....
Keep Fight! Move On!
And SUCCESS....................................
copied from likalikulalulalang.blogspot.com


4 komentar:
Sorry for the huge review, but I'm really loving the new Zune, and hope this, as well as the excellent reviews some other people have written, will help you decide if it's the right choice for you.
what is Zune?
This is very interesting, You are a very skilled blogger. I've joined your rss feed and look forward to seeking more of your great post. Also, I have shared your site in my social networks!
thank you, i'm glad to hear that you are interest with this blog...let see the other posts i will share more :D
Posting Komentar